Federal Reserve yang terbagi, kegelisahan pasar yang dipicu oleh AI, dan ketegangan di Timur Tengah membuat investor global tetap waspada.
Pasar Asia diperdagangkan tidak merata pada hari Kamis karena para investor berjuang untuk menemukan arah setelah minggu yang bergejolak. Federal Reserve membiarkan suku bunga tidak berubah, tetapi memberikan sedikit kejelasan tentang langkah selanjutnya, sementara kekhawatiran atas pengeluaran AI dan meningkatnya ketegangan geopolitik terus memicu volatilitas.
DETAIL KUNCI
The Fed mempertahankan suku bunga tetap stabil, tetapi ketidaksepakatan di antara para pembuat kebijakan membuat pasar tidak pasti tentang apakah kenaikan suku bunga lainnya dapat terjadi secepatnya pada bulan September. Kontrak berjangka dana Fed sekarang memperhitungkan sekitar 60% peluang kenaikan pada pertemuan berikutnya dan 33 basis poin pengetatan pada akhir tahun.
Imbal hasil Treasury AS jangka panjang melonjak ke level tertinggi dalam hampir 19 tahun, dengan imbal hasil 30 tahun mencapai 5,2273%.
Saham cip Asia tetap berada di bawah tekanan setelah aksi jual pasar Korea Selatan baru-baru ini menghapus nilai lebih dari $2 triliun. KOSPI turun 0,6% dan mengarah ke penurunan mingguan sekitar 15%, meskipun Samsung Electronics melaporkan lonjakan laba operasional kuartal kedua sebesar 19 kali lipat.
Minyak mentah Brent merosot kembali di bawah $90 per barel setelah melonjak lebih dari 7% pada hari sebelumnya seiring meningkatnya pertempuran di Timur Tengah.
REAKSI PASAR
Nikkei Jepang naik 1,2%, sedangkan indeks MSCI Asia-Pasifik yang lebih luas di luar Jepang sedikit berubah setelah berayun antara keuntungan dan kerugian. Nasdaq berjangka naik 0,7%, dibantu oleh prospek kuat Microsoft, sementara saham Meta berada di bawah tekanan setelah melaporkan penurunan 91% dalam arus kas bebas kuartal kedua.
MENGAPA INI PENTING
Para trader menyeimbangkan beberapa risiko utama sekaligus, termasuk kebijakan moneter AS yang tidak pasti, kenaikan imbal hasil obligasi, tekanan pada saham terkait AI, dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Faktor-faktor ini dapat menjaga pasar tetap volatil dalam beberapa minggu mendatang.
Investor akan mengawasi dengan cermat data ekonomi AS yang akan datang, sinyal Fed, dan perkembangan di Timur Tengah untuk mengukur arah suku bunga dan pasar global.
Setiap berita utama adalah peluang — jangan hanya menonton dari pinggir lapangan. Tradisikan secara langsung di TradeQuo.
Sumber: Reuters
Waktu: 12:00 PM EEST





