Sekilas
Empat negara bagian menuduh Meta membuat pengguna muda ketagihan dan mengumpulkan data dari anak-anak di bawah 13 tahun.
Meta menolak klaim tersebut dan mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi remaja.
Perusahaan tersebut mengatakan potensi denda dapat mencapai $1,4 triliun.
Kekalahan dapat memaksa perubahan pada fitur-fitur seperti gulir tak terbatas (infinite scrolling).
Kasus ini dapat membawa denda finansial yang besar dan menekan Meta untuk mendesain ulang bagian-bagian dari Facebook dan Instagram.
Meta menghadapi pertarungan hukum besar atas bagaimana platform media sosialnya memengaruhi pengguna muda. Jaksa agung dari California, Colorado, Kentucky, dan New Jersey mengatakan Meta merancang aplikasinya untuk membuat anak-anak tetap terlibat sekaligus mengumpulkan data dari pengguna di bawah 13 tahun tanpa persetujuan orang tua.
DETAIL UTAMA
Persidangan dimulai hari Selasa di hadapan Hakim Distrik Yvonne Gonzalez Rogers di Oakland, California. Kasus empat negara bagian ini berfungsi sebagai uji coba untuk gugatan hukum yang lebih besar yang melibatkan 24 negara bagian tambahan.
Deputi Jaksa Agung California Megan O’Neill menuduh Meta menyembunyikan penelitian tentang pengalaman berbahaya di Instagram dan Facebook. Ia menunjuk fitur-fitur seperti gulir tak terbatas sebagai alat yang mendorong pengguna muda untuk tetap online.
Pengacara Meta Paul Schmidt membantah, mengutip penelitian perusahaan, termasuk studi yang menunjukkan 20% remaja merasa lebih buruk setelah menggunakan Instagram. Ia mengatakan penelitian tersebut mencerminkan upaya untuk memahami masalah dan meningkatkan platform.
Meta juga mengatakan telah menghapus 1,4 juta akun milik pengguna di bawah 13 tahun selama empat tahun setelah mendeteksinya.
REAKSI PASAR
Saham Meta turun 4,45% dalam data perdagangan terakhir.
Perusahaan mengatakan kekalahan dapat membawa denda hingga $1,4 triliun, sementara negara-negara bagian membantah perkiraan tersebut. Meta juga dapat diharuskan untuk menghapus atau mengubah fitur-fitur seperti gulir tak terbatas untuk pengguna tertentu.
Kasus ini terjadi setelah pengadilan New Mexico memerintahkan Meta untuk membayar $567 juta untuk masalah kesehatan mental remaja dan $375 juta dalam denda sipil. Pada bulan Maret, juri juga menyatakan Meta dan YouTube lalai dalam kasus kecanduan media sosial yang terpisah, memerintahkan ganti rugi sebesar $6 juta.
Investor akan mengawasi persidangan ini dengan cermat untuk mencari petunjuk tentang potensi eksposur finansial dan apakah regulator dapat memaksa perubahan jangka panjang pada platform Meta.
Setiap tajuk berita adalah peluang — jangan hanya menonton dari pinggir lapangan. Perdagangkan secara langsung di TradeQuo.
Sumber: Yahoo Finance
Waktu: 15.00 EEST





