Sekilas
Emas telah melonjak 15% bulan ini, sementara perak telah naik 19%.
Secara bersama-sama, logam-logam ini telah memperoleh nilai pasar hampir $5 triliun.
Pembelian kembali obligasi Treasury, ketegangan Timur Tengah, dan inflasi mendukung logam mulia.
Perak juga diuntungkan oleh pasokan fisik yang ketat dan permintaan industri yang kuat.
Emas tetap berada sekitar 15% di bawah level tertinggi barunya.
Logam mulia melonjak seiring dengan pergeseran ekspektasi suku bunga, risiko geopolitik, dan permintaan kuat yang memberikan momentum baru bagi pembeli (bulls).
Emas dan perak mengakhiri bulan Agustus dengan reli yang kuat, menambah nilai triliunan dolar hanya dalam beberapa minggu. Pergerakan ini mencerminkan kombinasi pergeseran kebijakan moneter, ketidakpastian geopolitik, dan permintaan logam yang terus berlanjut.
Detail Kunci
Harga emas telah naik 15% bulan ini, sementara perak melonjak 19%, menurut analisis dari Bull Theory. Keduanya tetap berada di bawah level tertinggi rekor mereka awal tahun ini.
Katalis utama datang dari Departemen Keuangan AS, yang secara tidak terduga melipatgandakan program pembelian kembali obligasi jangka panjangnya menjadi $4 miliar per sesi. Langkah tersebut membantu memicu aksi beli spekulatif dan penutupan posisi pendek (short-covering) di seluruh logam mulia.
Perang yang sedang berlangsung dengan Iran juga mendorong harga energi lebih tinggi, memperkuat daya tarik emas sebagai aset aman (safe-haven). Perak mendapat dukungan tambahan dari defisit pasokan fisik dan permintaan yang terkait dengan pusat data AI, jaringan listrik, dan elektronik canggih.
Reaksi Pasar
Chief investment officer Truist, Keith Lerner, meningkatkan peringkat emas menjadi netral, menunjuk pada imbal hasil riil yang stabil, momentum teknis yang membaik, permintaan bank sentral yang tangguh, dan melemahnya dolar AS.
Emas juga telah kembali ke rata-rata pergerakan 200 hari, menunjukkan momentum penurunan telah mereda.
Mengapa Ini Penting
Bagi para trader, pertanyaan kuncinya adalah apakah reli ini dapat meluas ke level tertinggi emas sebelumnya sekitar $5.300 per ons. Latar belakang makro tetap mendukung, meskipun level tersebut terbukti lebih sulit untuk dicapai.
Para trader akan mengamati kebijakan Treasury, suku bunga AS, dolar, perkembangan geopolitik, dan permintaan fisik saat bulan Agustus berakhir.
Setiap tajuk berita adalah peluang — jangan hanya menonton dari pinggir lapangan. Trading-kan secara langsung di TradeQuo.
Sumber: Yahoo Finance
Waktu: 4:00 PM EEST





