Kemunduran ini menimbulkan pertanyaan baru tentang seberapa cepat produsen mobil terbesar di Eropa ini dapat memangkas biaya dan bersaing dengan rival-rival dari Tiongkok serta kenaikan tarif AS.
Rencana restrukturisasi ambisius Volkswagen mendapat penolakan besar setelah perwakilan buruh yang kuat di perusahaan tersebut memblokir proposal tersebut, menurut sumber yang mengetahui masalah ini.
Pemungutan suara berlangsung dalam rapat dewan pengawas pada hari Kamis, di mana rencana manajemen ditolak dengan 12 suara berbanding tujuh. Keputusan tersebut menjadi pukulan bagi CEO Oliver Blume, yang sedang mencoba merampingkan produsen mobil tersebut saat menghadapi tekanan yang meningkat dari para pesaing global dan biaya yang lebih tinggi.
Pihak Buruh Menuntut Kejelasan Lebih Lanjut
Sumber sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa proposal tersebut dapat mencakup pengurangan hingga 100.000 pekerjaan dan kemungkinan penutupan empat pabrik di Jerman. Pernyataan resmi Volkswagen, bagaimanapun, tidak menyebutkan tentang PHK atau penutupan pabrik.
Sebaliknya, perusahaan mengulangi tujuan yang diumumkan sebelumnya, termasuk mengurangi kapasitas produksi tahunan dari 10 juta kendaraan menjadi 9 million dan memangkas jajaran modelnya hingga 50%.
Dewan pekerja telah meminta manajemen untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang rencana pemotongan biayanya sebelum akhir hari Jumat.
Analis Mengatakan Rencana Kurang Spesifik
Analis bereaksi hati-hati terhadap hasil tersebut. Jefferies mengatakan "tidak ada indikasi kemajuan" menuju kesepakatan, sementara Bernstein menggambarkan strategi tersebut sebagai "banyak idealisme" dan kurangnya langkah-langkah konkret.
Reaksi Pasar
Saham Volkswagen naik 0,8% di awal perdagangan meskipun ada kemunduran di ruang rapat dewan. Saham chip Eropa yang lebih luas juga bergerak lebih tinggi, dibantu oleh lonjakan 4,5% pada saham Micron Technology.
Mengapa Ini Penting
Perjuangan Volkswagen menyoroti tantangan yang dihadapi produsen mobil tradisional Eropa seiring meningkatnya persaingan dari Tiongkok dan tarif AS yang meningkatkan biaya. Investor mengamati dengan cermat untuk melihat apakah perusahaan dapat melakukan reformasi yang berarti tanpa dukungan dari perwakilan buruh.
Acara penting berikutnya adalah tanggapan Volkswagen terhadap tuntutan transparansi yang lebih besar pada rencana restrukturisasinya. Setiap pembaruan tentang potensi pengurangan pekerjaan, penutupan pabrik, atau pengurangan produksi dapat mempengaruhi sentimen investor secara signifikan.
Tetap terdepan dalam setiap berita utama yang menggerakkan pasar - mulailah trading dengan broker yang dibangun untuk momen-momen seperti ini: TradeQuo.com
Sumber: Reuters
Waktu: 12:30 PM EEST





